Partisipasi Politik Generasi Muda di Era Digital
Oleh: H. TOHARI, S.Ag
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang pesat, era digital membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ranah politik.
Generasi muda adalah generasi penerus dan pemilik masa depan. Keterlibatan mereka sangat penting untuk menjaga keberlanjutan demokrasi dan menciptakan kebijakan yang inklusif. Keterlibatan anak muda dalam politik memerlukan pendidikan politik yang baik agar mereka dapat memahami proses politik dan membuat keputusan yang tepat. Beberapa tantangan yang menghambat partisipasi anak muda dalam politik adalah kurangnya ruang pendidikan politik yang ada dan mereka tidak memiliki literasi serta akses untuk berproses di lembaga politik.
Hal itu yang akhirnya menciptakan sikap apatis terhadap politik di kalangan generasi muda. Perkembangan teknologi di era digital membawa dampak signifikan dalam ranah politik. Adanya teknologi dan transformasi digital yang menghadirkan platform media sosial menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan partisipasi anak muda dalam politik melalui penyebaran informasi politik. Yang perlu diwaspadai di era digital ini adalah disinformasi dan polarisasi yang dapat memengaruhi persepsi mereka tentang politik.
Pemuda memiliki peran krusial dalam mendorong partisipasi politik di era digital. Melalui kreativitas, inovasi, dan pemahaman yang mendalam akan teknologi, mereka dapat mengubah cara politik dilakukan dan1 kita harus memastikan suara mereka didengar dalam pengambilan keputusan publik. Dengan demikian, partisipasi politik yang lebih luas dan inklusif dapat terwujud, menjadikan pemuda sebagai agen penting dalam membangun masyarakat yang lebih demokratis dan responsif terhadap aspirasi generasi muda.2





